danmenonjolkan segi-segi tertentu dari realitas yang diangkat. Inilah Era Simulasi, ketika teknologi informasi, media massa, dan komputerisasi Iklan-iklan di Indonesia sangatlah beraneka ragam jenisnya serta gaya penyampaiannya (versi), belum lagi iklan-iklan asing yang turut media cetak atau elektronis, sehingga pesan yang sama dapat
Taksedikit iklan berseliweran baik di media online maupun cetak yang lebih menonjolkan keseksian modelnya daripada keunggulan barang dagangannya. Maka, tidak bisa dipungkiri, akhirnya pelecehan seksual terhadap wanita di muka bumi ini semakin tinggi. Sehingga, menjadikan mereka minus kepribadian Islam baik dalam segi berpikir atau pun
Contohcontoh Kalimat yang Menggunakan Kata "media". 3) Menggunakan media yang menarik dan konkrit. d. melalui radio, media cetak, pamphlet, baliho, dan spanduk. 1. Memahami dan mampu menjelaskan kembali fungsi media massa. 2. Memahami masalah-maslah social yang muncul akibat media massa. Selain itu, media siaran ini pada dasarnya adalah media
Fast Money. Readers are often unware of advertisments published in print media%2C therefore the elements of communication design composed in the promotion process fail to reach the objectives. One of the methods use to gain attention from the readers so they focus their vision to the advertisment is by presenting the lay out using white space. This article is to discuss about white space in media advertisments%2C especially newspaper and magazines. Abstract in Bahasa Indonesia Iklan pada media cetak terkadang dilewati begitu saja oleh pembaca%2C sehingga proses promosi yang dikemas dengan elemen desain komunikasi visual itu gagal mencapai tujuannya. Salah satu cara untuk menarik perhatian pembaca agar menghentikan sejenak kedua matanya dan mengamati iklan adalah dengan menciptakan layout iklan lewat peranan white space. Tulisan ini akan membahas mengenai white space di dalam iklan media cetak%2C khususnya koran dan majalah. Content may be subject to copyright. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAKAndrian D. HagijantoDosen Jurusan Desain Komunikasi VisualFakultas Seni dan Desain - Universitas Kristen PetraABSTRAKIklan pada media cetak terkadang dilewati begitu saja oleh pembaca, sehingga prosespromosi yang dikemas dengan elemen desain komunikasi visual itu gagal mencapaitujuannya. Salah satu cara untuk menarik perhatian pembaca agar menghentikan sejenakkedua matanya dan mengamati iklan adalah dengan menciptakan layout iklan lewat perananwhite ini akan membahas mengenai white space di dalam iklan media cetak,khususnya koran dan are often unware of advertisments published in print media, therefore theelements of communication design composed in the promotion process fail to reach theobjectives. One of the methods use to gain attention from the readers so they focus theirvision to the advertisment is by presenting the lay out using white article is to discuss about white space in media advertisments, especiallynewspaper and kunci Iklan media cetak, white bagian dari promosi yang merupakan bauran juga dari pemasaran marketingmix, maka sebuah iklan adalah juga pesan yang mampu menjual. Definisi iklan dalamkaitannya sebagai pesan yang menjual adalah, iklan merupakan sebuah bentuk promosi yangbersifat impersonal dan ia meliputi aktivitas mentransmisi pesan-pesan standar kepadasejumlah besar penerima pesan yang dijadikan dalam pesannya itu, iklan diarahkan untuk membujuk orang supaya tertarik,kemudian melakukan tindakan membeli. Bedanya dengan pengumuman adalah dalam halketertarikannya untuk membeli karena pesan-pesan iklan telah dikemas dengan Winardi, SE, Strategi Pemasaran, CV. Mandar Maju, Bandung, 1988, h. 305. WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra sebuah iklan diarahkan untuk menuntun khalayak kearah jenjang informasiyang mencipta sebuah situasi dari un ware’ ke jenjang loyalty’ lihat Ogilvy On AdvertisingBy David Ogilvy.Maka sebuah iklan pasti membutuhkan media sebagai perantaranya. Media iniberfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan pesan iklan agar khalayak dapat massa yang lazim digunakan untuk beriklan adalah televisi, radio, majalah, koran,tabloid, spanduk, poster, dan adanya komunikasi antara produsen dan konsumen secara persuasif yangberisi promosi tentang barang dan jasa, gagasan serta cita-cita dalam bentuk komunikasivisual yang dapat dimengerti kedua belah pihak, dan bentuknya yang impersonal, ataumeliputi banyak orang, maka suatu pesan promosi/iklan dapat pula disampaikan kepadaprospek-prospek yang sengaja dipilih melalui media yang tepat, dengan cara yang berbedaantara media satu dengan MEDIA CETAKDefinisi media cetak, adalah merupakan suatu media yang statisdan mengutamakan pesan-pesan visual, media ini terdiri darilembaran dengan sejumlah kata, gambar, atau foto, dalam tatawarna dan halaman utamanya memberi informasi dan menghibur. Media cetak merupakan suatudokumen atas segala hal yang ditangkap oleh sang jurnalis dan diubah ke dalam bentuk kata-kata, gambar, foto, dan pengertian ini, media cetak yang digunakan sebagai medium periklanandibatasi pada surat kabar dan majalah. Sehingga kita dapat mengatakan bahwa iklan padamedia cetak merupakan suatu bentuk promosi yang diungkapkan melalui gambar, bentuk,warna, dan aksara dan melibatkan teknik proses percetakan secara tenggang dan salingmenunjang. Ciri khas karakter media massa cetak adalah melibatkan suatu proses percetakandi dalam media cetak, kita kenal bermacam-macam jenis media cetak, namun secaragaris besar sesungguhnya hanya terdiri dari dua jenis saja, yaitu surat kabar, dan Khazali, Manajemen Periklanan, Konsep dan Aplikasinya di Indonesia, PT. Pustaka Utama Grafiti,Jakarta, 1992. h. 99 NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra KABAR / KORANSurat kabar/koran di Indonesia terbit dalam berbagai bentuk yangjenisnya tergantung kepada antara lain; frekwensi terbit, bentuktabloid atau bukan, kelas ekonomi pembaca misalnya kitamembandingkan antara harian Kompas dengan Pos Kota,peredarannya skala nasional atau hanya daerah, serta penekananisinya ekonomi, kriminal, agama atau umum,dan sebagainya.3Karena begitu beragamnya surat kabar, ditinjau dari segi-segi diatas, maka di pasarberedar banyak ragam surat kabar dengan karakteristik berbeda, terlebih ketika pemerintahmelonggarkan kebijakan mengenai penerbitan surat ijin usaha penerbitan dan pers, semakinmemarakkan dunia penerbitan di Indonesia. Konsekuensinya bagi disainer dan pemasangiklan adalah dapat menentukan karakter segmen khalayak dengan lebih terarah, denganmemanfaatkan jenis karakteristik surat kabar seringkali menjadi media utama dalam kampanye periklanan suatuproduk. Hal ini menyangkut pertimbangan1. Jangkauan distribusi surat kabar tidak Jangkauan media lain, seperti radio, televisi Harga satuan surat kabar murah dan dapat dibeli secara majalah adalah memiliki kedalaman isi yang jauhberbeda dengan surat kabar dan lebih terperinci, lebih mendetailkarena tidak hanya menyajikan berita-berita saja seperti suratkabar, namun juga menyajikan cerita atas berbagai kejadiandengan tekanan pada unsur menghibur dan mempunyai usia beredar yang lebih panjang dari surat kabar. Karenaumumnya terbit mingguan, bulanan, dua kali sebulan bahkan ada yang tiga bulan Rhenald Khazali, surat kabar tidak dapat memasuki tempat-tempat terpencil yang mengalami masalahtransportasi dan tidak mengakarnya kebiasaan membaca. Namun secara makro surat kabar dapat hadir hampir diseluruh kota besar di seluruh Indonesia, dan menemui sasaran iklan pada umumnya yakni mereka yang memilikidaya beli. Surat kabar di Indonesia dibaca lebih dari satu orang dalam waktu yang lebih lama dari masaberlakunya surat kabartersebut. Inilah perbedaan yang menonjol antara kebiasaan membaca di Indonesia dannegara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Australia. Sehingga pengaruh iklan pada media tersebutberarti sekian kali, sesuai dengan jumlah rata-rata anggota keluarga atau kelompok yang turut terekspose olehsurat Media Scene, 1989/1990, hal. 49 WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra dibedakan pula menurut pembaca pada umumnya atau kelompok pembacayang menjadi target pasarnya, yakni1. Majalah konsumen, adalah majalah yang diarahkan pada para konsumenyang akan langsung membeli barang-barang Majalah bisnis, terdiri dari 3 bentuk yaitu; trade papers, yang dibaca olehpara pedagang atau penyalur, majalah industri yang dibaca oleh kalanganindustrial, dan majalah profesi yang dibaca oleh kalangan profesionaltertentu, seperti dokter, pengacara, desainer, ekonom, psikolog... Majalah Pertanian, yang ditujukan kepada para petani atau peminat dibidang agrobisnis pertanian dan DI MEDIA CETAKKalau kita lihat iklan secara garis besar, khususnya yang menggunakan media cetaksebagai perantara/mediumnya, iklan pada media cetak adalah bentuk promosi dan penawaranyang ditayangkan pada media surat kabar dan majalah. Walaupun brosur dan buklettermasuk juga media cetak, namun dua hal terakhir ini secara pengertian umum tidaktermasuk dalam kategori iklan media SURAT KABARKarena sifat surat kabar/koran yang heterogen, maka iklan koranpun demikian pula,artinya tidak terjadi pembedaan jenis iklan secara khusus, misalnya hanya untuk wanita atauremaja saja. Walaupun pada akhirnya khalayak akan perpilah-pilah menurut gender, usiadan lain-lain sesuai kepentingan dan kebutuhan terhadap promosi produk itu. Iklan suratkabar atau iklan koran diklasifikasikan atas iklan baris/kecik, display dan BARISIklan Baris adalah iklan yang pertama kali dikenal masyarakat. Umumnya hanyaterdiri dari pesan-pesan komersial yang berhubungan dengan kebutuhan hal. 111Sementara itu, karena perkembangan kebutuhan, maka dewasa ini majalah diklasifikasikan lagi menurut segmen-segmen demografis, misalnya ada majalah untuk anak-anak, remaja, pria, remaja putri, wanita dewasa, danmajalah pria dewasa. Ataupun secara geografis, psikografis, dan dari segi kebijakan editorial. Klasifikasi darikebijakan editorial dapat dibedakan lagi, yakni majalah berita Tempo, Gatra, majalah umum Intisari, wanitaKartini, Femina, Dewi, bisnis Swa, Warta Ekonomi, dan special interest Asri, Rhenald Khazali, hal 106 NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra baris pada masyarakat kita biasa disebut dengan iklan kecik, dimana biaya iklanini dihitung dari jumlah kata per kata yang dijejerkan/dibariskan dalam format satu kolomanmenurun. Iklan ini biasanya mempunyai judul, dan berkelompok menurut lowongan, keluarga, mobil, kost, rumah, doa novena, dan lainnya. Iklan ini biasaterbit tanpa gambar, dan kalimatnya sering disingkat-singkat. Dengan pertimbangan efisiensibiaya yang harus dikeluarkan oleh baris mempunyai target audience tertentu, dan hanya prospek-prospek yangtertarik saja, yang akan mengamati. Kaum broker atau makelar biasanya rajin mengikutiiklan ini, karena kebutuhan dan peluang yang akan kondisi krismon seperti sekarang ini, dimana biaya promosi ditekan semaksimalmungkin, para pengiklan mengalami degradasi’ dalam mengiklankan produknya, khususnyaberkaitan dengan konsep biaya minimum dengan informasi maksimum’. Kalau dulu merekaberiklan dengan iklan display, kini beralih ke iklan kecik, karena lebih murah DISPLAYBentuk iklannya lebih besar daripada iklan baris atau kecik, mempunyai format danbatas yang jelas. Ukurannyapun sangat beragam, mulai 10 milimeter kolom sampai 1halaman penuh 9 x 540 milimeter kolom.7 Iklan display ini banyak yang berwarna, danbiayanya diukur dengan menghitung luas per milimeter kolomnya dengan dikalikansejumlah ongkos tertentu sesuai tarip iklan per milimeter kolomnya. Tarip ini berbeda-bedapada setiap surat kabar. Biasanya perbedaan tarip antar surat kabar ditentukan oleh rating’surat kabar itu menurut oplag dan skala jangkauan kondisi tertentu, banyak media cetak yang mengenakan tarip khusus, Misalnyajikalau pemasang menghendaki halaman-halaman tertentu yang sengaja dipilihnya atau iklandengan tata letak yang eksklusif yang ditentukan sendiri oleh pengiklan. Dengan memilihtempat pada halaman belakang atau depan saja. Contoh lain, misalnya iklan kuping’. Dimana letaknya di pojok atas sebelah kanan pada halaman pertama. Atau iklan pulau’, iklanyang ada persis di tengah-tengah halaman, dan artikel koran itu seolah mengelilingi Ibid, hal 106 WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra demikian tentu konsekuensinya adalah, biaya pemasangan iklanmenjadi lebih tinggi daripada model konvensional yang sudah diatur dan ditetapkan olehmedia massa yang suatu bentuk lembaran yang berisi iklan dan dipublikasi olehpenerbit/kelompok surat kabar. Di Indonesia, suplemen yang kita kenal adalah lembaranyang seringkali diselipkan pada surat kabar, yang berisi penawaran-penawaran akan barangatau suplemen ini biasanya sederhana, berisi pesan tunggal akan bentuk promosi,pembukaan usaha dagang, undangan pertunjukan, dan hal-hal yang bersifat lokal di manaevent itu akan diadakan. Dicetak dengan satu warna monochroom atau warna spot 2 jenis,misalnya biru dengan merah, atau merah dengan SPACE DALAM MEDIA CETAKMenurut Frank Jefkin, ada beberapa patokan dasar dalam merancang layout satunya adalah dengan aturan’ the law of scale, di mana perpaduan antara warna gelapdan terang akan menghasilkan sesuatu yang kontras. Hal ini dipakai untuk memberi tekananpada bagian-bagian tertentu dalam layout kekontrasan yang dimunculkan berulang-ulang pada banyak bagian darilayout, atau bahkan bila pada hampir seluruh iklan, malah akan menghasilkan kesan yangjelek, dan akhirnya malah tidak dapat menekankan iklan media cetak mampu menarik perhatian khalayak, ada beberapa faktor yangharus dipenuhi. Seperti ilustrasi yang menarik, termasuk model, gaya dan adegan yang akanditampilkan dapat berupa produk itu sendiri, product in use, atau keuntungan memakaiproduk tersebut. Dapat pula karena pemilihan warna, penggunaan headline yang tepat sesuaipesan yang hendak disampaikan. Contohnya, iklan Sampoerna A Mild yang memanfaatkansituasi tidak lazim yakni momentum Frank F Jefkin, Introduction To Marketing, Advertising and Public Relations, Macmillan Press, Ltd,London, 1982, hal. 33 NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra satu hal lagi sebagai alternatif di dalam membuat layout iklan agar mampumenarik perhatian khalayak, adalah dengan menggunakan white space atau ruang dimaksud dengan white space menurut Arthur A Winter dan Stanley Goodman adalahThe space in the advertisement which is unoccupied by copy or art, gives emphasis andcontrast the pada layout yang terarah dan menimbulkan kesan kosong, sangat bergunabagi aspek-aspek yang hendak ditonjolkan pada iklan. Ruang kosong yang tidak terisi teks,ilustrasi atau elemen-elemen pendukung iklan akan membuat pembaca iklan seolah bernafaslega’ dan menambah ketertarikan terhadap segi-segi yang ditonjolkan disekitar ruang ataubagian yang kosong sisi lain, ruang kosong akan mengangkat dominasi, dan efek kejutan sekaligusketertarikan yang lebih pada iklan. Fungsi white space adalah sebagai pemberi tekanan padaiklan. Maka kekontrasannya akan terlihat berbeda jika dibanding iklan-iklan yang tidakmenggunakan white space sama space dapat dibangun dengan beberapa unsur kombinasi, yang melibatkan1. IlustrasiIlustrasi yang dipakai dapat berupa fotografi, lukisan tangan drawing atau melaluibantuan komputer manipulated images. Ukuran ilustrasi dalam suatu iklan harusmemperhatikan luas total iklan dikurangi ruang untuk teks ataupun headline. Tidak adastandarisasi yang baku, dalam menentukan harmonis atau tidaknya, semua ini berpaling darikepekaan rasa seni dan nilai estetika yang dilahirkan dapat dibuat tunggal, ataupun sequence dengan penataan yang baik, untukmencapai suatu white space yang mendukung, demikian pula dengan gambar model yangmengikuti arah’ pembacaan iklan, dimana white space akan terbentuk’ diantara ilustrasidengan garis batas pinggir HeadlineSebagai judul teks iklan, biasanya jenis huruf yang dipakai berukuran lebih besardaripada teksnya. Walaupun tidak menutup kemungkinan beberapa iklan memakai hurufyang sama besar, baik teks ataupun judulnya. Headline, disamping ilustrasi berfungsi9Arthur A Winter & Stanley Goodman, Fashion Advertising And Promotions, Fairchild Publications, New York1978, WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra penarik pandang, dan sukses dan gagalnya sebuah iklan cetak dari sisi penarikperhatian ditentukan juga oleh yang baik adalah merupakan inti dari pesan yang akan disampaikan, denganme-nawarkan keuntungan, pikiran, kata-kata, guna mencapai sasaran dan yang pentinghindari headline yang bersifat negatif, yang mencela atau bersikap Teks / BodycopyFungsinya sebagai penjelas makna iklan. Terkadang iklan malah tidak mampumenggapai munculnya white space dari segi ini. Apalagi jika teks yang ada berfungsisebagai pemberi informasi tambahan sebagai pelengkap yang memperjelas TV comm-nya,sehingga ruang kosong yang ada malah habis’ untuk teks beberapa kasus iklan, di mana iklan cetak merupakan media pendukung dariiklan TVnya, white space muncul karena elemen-elemen pada iklan tidak banyak, hanyamempunyai satu tujuan yakni apapun pesan yang ditampilkan harus mampu menggugahingatan pembaca yang pernah menyaksikan iklan TV-nya, sehingga proses reminding produkakan tercapai lewat iklan cetak teksnya singkat, kecil bahkan tanpa teks sama sekali. Misalnya iklan JarumSuper versi "Pokoknya puas". Pada TV comm-nya digambarkan beberapa pose tangan yangcut to cut dengan musik, sound effect serta male sound yang kuat dan mengena pada press ad-nya, cukup satu tangan membentuk karakter seperti salam PDIPerjuangan’ dengan tulisan Yang Penting Rasanya Bung’.Dengan melihat iklan cetak berilustrasi hanya satu tangan’, pemirsa akan teringatproses rangkaian dari tangan-tangan yang nanti akan membentuk salam PDI’ itu, sehinggamembentuk image iklan Jarum Super. White space pada iklan Jarum Super diciptakan untukmenonjolkan bentuk karakter tangan serupa salam PDI Perjuangan’. Sehingga proses kerjaterpadu’ antara TV comm dan press ad, telah berhasil membuat opini yang seragam dalamkerangka persepsi SPACE MENGANGKAT CITRA PRODUKIklan yang di tayangkan dalam media cetak yang sudah mapan seperti Tempo, Gatra,Kompas, Suara Pembaruan, dan lain-lain akan menimbulkan image bahwa produk yang ditawarkan mempunyai kelas yang lebih tinggi dibanding produk-produk sejenis yang tidak10Lihat Kenneth Romans & Jane Maas, How To Advertise, Ogilvy On Advertising, David Ogilvy NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra di sana. Maka persepsi khalayak sasaran terhadap prestise’ produk akanterangkat sejajar dengan stratifikasi majalah/koran & majalah yang masuk kategori segmen menengah atas biasanya mempunyaikualitas cetakan yang baik dan menunjang bagi iklan-iklannya, terutama dari segi tampilanvisual iklan tersebut. Tentunya efek ini akan semakin optimal, apabila pengiklanmenggunakan white space, dan citra produk akan terangkat lebih maksimal WHITE SPACE JARANG DIGUNAKAN ?Dikatakan dimuka bahwa proses sebuah iklan adalah menuntunkhalayak kearah jenjang informasi yang menciptakan situasi dari un-ware ke jenjang loyalty, maka setiap moment untuk menuju kepadatahap loyalty betul-betul dimanfaatkan secara optimal baik olehpembuat iklan, terlebih lagi oleh klien selaku yang punya duit’. Namunklien seringkali menuntut perubahan-perubahan dari layout iklan print-ad daripada perubahan storyboard TV comm. Dalam hal ini ada 2kemungkinan, yakni mereka kurang mengetahui/menguasai teknikproduksi film dan faktor yang terakhir adalah perubahan TV commmemerlukan lebih banyak dana daripada perubahan layout iklan yang memiliki pengaruh yang besar, karena memiliki modal kadang mendikteagency dalam menentukan layout press adanya, akibatnya sering timbul kondisi terlalubanyak aspek-aspek yang masuk dalam satu layout iklan cetak. Misalnya Space iklanmenawarkan perumahan, di sana ada denah lokasi, site-plan, bonus-bonus pembayaran,fasilitas kredit, berhadiah mobil, bebas banjir, dekat kota, aman, asuransi, dan lain-lain. Yangkesemuanya dimasukkan dalam satu iklan. Padahal ukuran space iklan tidak ditambahdengan alasan efisiensi biaya. Akibatnya dalam space itu penuh informasi yang salingberbicara sendiri-sendiri dan tidak terjadi kesatuan yang mengarah kepada pemahamantunggal yang menarik dan penonjolan aspek yang paling ruang kosong /white space dapat digunakan untuk menekankan makna ataumenonjolkan suatu pesan, sedang dari sisi psikologis adalah untuk prestise, karenamengangkat derajad atau tidak, produk-produk yang sudah mapanlah yang sering memanfaatkanwhite space dalam Abidin, How To Advertise, Makalah khusus untuk Vicom-UNPAD, Bandung, 1997 WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra banyak unsur-unsur informasi yang harus ditampilkan dalam sebuah iklancetak, dapat pula disebabkan karena iklan cetak itu bukan merupakan media pendukung TVcomm-nya tetapi merupakan media utama dalam kampanye periklanan dengan kesempatantayang terbatas karena low budget’. Akibatnya, iklan cetaknya sangat over loaded’ dantidak menarik bagi pembaca karena berkesan penuh sesak tanpa dapat beristirahat ini biasanya akan dilewati begitu saja, dan gagallah sebuah proses komunikasivisual itu. Inilah salah satu tantangan bagi disainer iklan media cetak, bagaimanamenciptakan iklan-iklan yang mampu menarik perhatian khalayak, baik itu di surat kabarataupun majalah, dengan memanfaatkan white space sebagai salah satu cara untuk membuatiklan rancangannya itu menarik dan pesan yang ditampilkan menjadi lebih disainer, sepertinya perlu mengenalkan, ataupun menunjukkan kepada kliententang arti pentingnya white space di dalam konsep kreatif perencanaan dan perancanganpromosi produk atau kita perlu mereformasi pola berfikir klien-klien konvensional yangmerasa sangat berkuasa dengan modalnya maka ia berhak mendikte layout memaksa disainer untuk menuruti kehendaknya, maka iklan yang semestinyamampu berteriak lebih keras karena layout baca whitespace nya, menjadi hanya berbisik,bahkan diam seribu kata akibat terlalu banyak unsur yang harus masuk, sehingga iklan itutampak Winardi, SE, Strategi Pemasaran, CV Mandar Maju, Bandung, Khazali, Manajemen Periklanan, Konsep dan Aplikasinya di Indonesia, PT. PustakaUtama Grafiti, Jakarta, A Winter & Stanley Goodman, Fashion Advertising And Promotions, FairchildPublications, New York, F Jefkin, Introduction To Marketing, Advertising And Public Relations, Mac MillanPress, Ltd, London, 1982. NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra WHITE SPACE DALAM IKLAN CETAK ... 4. Campaign Insentif Pajak menggunakan Media Cetak Media cetak memberikan pesan-pesan atau informasi secara visual melalui suatu media yang statis berisi gambar, foto, atau tulisan Kasali, 1992. Karakteristik dari media cetak yaitu pembuatannya melalui proses percetakan dalam penggandaannya Hagijanto, 1999 Kendala kedua yaitu pada pengisian file excel pelaporan insentif pajak. Wajib Pajak mengeluh tidak bisa melakukan validasi pada file excelnya. ...Kemas Fahmi HamzahBudiasih WidiastutiThe purpose of this study is to explore the implementation of the Final Income Tax Government-borne for SMEs incentives, socialization strategies, and obstacles during its implementation at KPP Pratama Palembang Ilir Barat. The research method used is qualitative with exploratory studies. Data collection is carried out using library and field research methods in the form of interviews. The steps taken start from data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that presenting the Final Income Tax Government-borne for SMEs incentives at KPP Pratama Palembang Ilir Barat is in accordance with the relevant laws and regulations. In increasing the participation of taxpayers in this program, the socialization strategies carried out are holding tax webinars, conducting tax campaigns on official social media, utilizing employees to participate in campaigns, and conducting tax campaigns using print media. During the implementation of this policy, several obstacles are encountered. These obstacles include Taxpayers' understanding of tax incentives is still low, obstacles during socialization through webinars, obstacles in reporting realization, and obstacles in the ManDOR application. The novelty of this research is examining the implementation of Regulation No. 23/2018 when tax incentives are given during the COVID-19 RizaldiDidit Ditya FritambiradiErlangga Bagus FebriantoLailatul Abid FadillahPermasalahan yang sering dihadapi guru sejarah dari dulu hingga sekarang ialah minat belajar peserta didik yang kurang dan cepat merasa bosan. Siswa cenderung lebih pasif karena merasa cara pembelajaran yang dilakukan kurang begitu menarik. Beberapa metode pembelajaran telah dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan tersebut namun sering kali peserta didik masih kurang bersemangat. Artikel ini bertujuan membahas lebih dalam mengenai pemanfaatan majalah dan teka teki silang yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar peserta didik khususnya pembelajaran sejarah. Artikel ini menggunakan metode penelitian kajian pustaka dan pengumpulan data menggunakan angket. Dalam artikel ini peneliti menawarkan solusi menghadapi permasalahan tersebut dengan menggunakan media pembelajaran pemanfaatan majalah serta evaluasi menggunakan teka teki silang has not been able to resolve any references for this publication.
Web server is down Error code 521 2023-06-15 050543 UTC What happened? The web server is not returning a connection. As a result, the web page is not displaying. What can I do? If you are a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you are the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not responding. Additional troubleshooting information. Cloudflare Ray ID 7d7847934cabb896 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
iklan pada media cetak menonjolkan segi